February 17th, 2016

Rambut Rontok

Rambut adalah mahkota bagi setiap orang, terlebih lagi bagi wanita. Setiap orang ingin memiliki rambut sehat yang indah dan tentunya tidak rontok. Namun pada kenyataannya rambut rontok masih menjadi masalah serius bagi kebanyakan orang yang mengalaminya.

Rambut rontok membuat kepercayaan diri seseorang menjadi turun bahkan hilang. Banyak obat untuk mengatasi kerontokan rambut namun tidak semuanya berhasil. Semuanya tergantung dari kecocokan masing-masing. Penyebab rambut rontok ada bermacam-macam yaitu :

Penyebab rambut rontok – Stres

Stres sering disebut-sebut sebagai penyebab utama dari masalah rambut rontok. Hindarilah stres yang berlebihan sehingga rambut rontok dapat dihindari. Jika stres telah berkurang maka rambut rontok juga berangsur-angsur sembuh.

Penyebab rambut rontok  – Kurangnya nutrisi

Rambut juga perlu nutrisi seperti halnya kulit dan organ tubuh yang lain. Nutrisi yang diperlukan rambut adalah vitamin A, B, C dan E. Vitamin A akan membuat rambut tidak mudah rontok dan tidak kering. Vitamin B6 berguna untuk pertumbuhan rambut. Vitamin C dapat memperkuat rambut dan vitamin E akan melancarkan sirkulasi darah ke kepala.

 

Penyebab rambut rontok – Kurangnya perawatan

Jagalah kebersihan rambut dengan cara mencucinya dengan shampoo yang cocok bagi kulit kepala Anda. Kotoran yang berlebihan pada kulit kepala juga akan menyebabkan rambut rontok. Mengeriting, mencatok, mengecat rambut mengeringkan rambut dengan hair dryer juga dapat merusak rambut dan membuat rambut rontok.

 

Penyebab rambut rontok – Kehamilan

Hormon pada wanita hamil akan mengalami perubahan yang akan menyebabkan rambut rontok. Kerontokan rambut akan terus berlangsung selama kehamilan. Namun akan kembali seperti semula setelah melahirkan jika dirawat dengan benar.

 

Penyebab rambut rontok – Keturunan

Keturunan juga dapat menjadi penyebab rambut rontok. Mereka mewarisi masalah kerontokan rambut dalam keluarga. Meskipun demikian kerontokan rambut karena keturunan masih bisa diatasi dengan perawatan yang baik dan benar. Rambut rontok yang tidak dirawat dan tidak diobati akan semakin parah dan mempercepat terjadinya kebotakan pada kepala.

Penyebab rambut rontok – Sakit dan Obat-obatan

Penyakit tertentu dapat menyebabkan rambut rontok. Obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan rambut rontok. Untuk mengatasi rambut rontok, memang Anda harus bersabar untuk sembuh dahulu dan berhenti meminum obat-obatan tertentu untuk kemudian merawat rambut agar sehat kembali.

Setelah kita mengetahui penyebab rambut rontok, sekarang akan diuraikan beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi dan mencegah rambut rontok. Rambut rontok dapat diatasi dengan memakan makanan yang banyak mengandung protein dan zat besi yang berasal dari ikan, kacang-kacangan, yogurt, kedelai dan telur.

Hindari obat-obatan yang dapat menghambat pertumbuhan rambut. Rajinlah berolahraga dan sebisa mungkin hindari stres yang berlebihan. Berhenti merokok dan kurangi konsumsi kafein. Jangan gunakan air yang terlalu panas untuk mencuci rambut dan jangan terlalu sering menggunakan hair dryer.

Gunakanlah shampoo herbal yang bagus dan cocok untuk rambut Anda. Shampoo yang cocok untuk orang lain belum tentu cocok untuk Anda. Kurangi atau hentikan kebiasaan memakai gel rambut, minyak rambut dan spray rambut. Lindungi rambut Anda dari paparan langsung sinar matahari.

This entry was posted on Wednesday, February 17th, 2016 at 6:42 am and is filed under Gaya Hidup, Kesehatan. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

One Response to “Rambut Rontok”

  1. Rebecca Says:

    Nyeri perut bawah pada trimester pematra bisa merupakan hal normal, bisa juga tidak. Pada trimester pematra, pembesaran rahim akan menekan organ panggul seperti kandung kemih di sebelah depan, dan usus besar dan rektum disebelah belakang. Hal ini akan menyebabkan keluhan sering buang air kecil, nyeri perut bawah dan susah BAB. Hal ini adalah normal. Namun jika nyeri perutnya hebat, bisa jadi ini suatu keadaan kehamilan di luar kandungan. Sebaiknya lakukan pemeriksaan USG untuk memastikan letak kehamilan, apakah didalam/ diluar kandungan. Jika di dalam kandungan, maka tidak perlu khawatir dgn nyeri yg anda rasakan. Jika diluar kandungan maka kemungkinan besar kehamilan harus diakhiri, dengan cara operasi/laparoskopi

Leave a Reply