Masa Nifas Pasca Persalinan

Pentingnya Gizi Ibu NIfas

MASA NIFAS

MASA NIFAS

Bahagianya saat menjadi ibu bagi bayi yang baru dilahirkannya. Walaupun sang ibu baru saja selesai menjalani proses persalinan yang teramat sakit namun rasanya seketika itu juga rasa sakit itu reda atau bahkan tidak terasa saat melihat dan memeluk bayi mungilnya yang masih merah. Senyum berbinar langsung menghiasi wajah tulus sang ibu.

Proses persalinan memang menyisakan banyak bekas luka dan rasa sakit pada tubuh sang ibu. Sesaat setelah melahirkan sang ibu mengalami masa nifas. Masa nifas atau puerperium adalah masa pulih kembali organ-organ reproduksi yang dimulai dari selesainya proses persalinan sampai kembali seperti keadaan sebelum hamil, biasanya membutuhkan waktu selama 6 minggu atau 40 hari.

Perubahan Masa Nifas

Sesaat setelah melahirkan rahim akan berkontraksi (meremas) untuk merapatkan dinding rahim agar tidak terjadi pendarahan. Kontraksi ini akan menimbulkan rasa mulas. Perut masih terlihat buncit dan muncul garis-garis berkelok putih atau kecoklatan disebabkan karena peregangan yang berlebihan waktu hamil.

Sewaktu melahirkan, jalan lahir mengalami peregangan yang besar, mungkin terjadi robekan dan rawan infeksi, namun akan pulih dalam waktu 2 – 3 minggu. Payudara menjadi lebih keras dan sekitar puting susu ibu akan menghitam, ini tandanya ASI telah dipersiapkan.

Gangguan masa nifas

Biasanya yang dialami sang ibu adalah kesulitan dan ketakutan menghadapi rasa nyeri saat buang air kecil namun jangan sampai menahannya terlalu lama karena akan menghambat kontraksi rahim. Bila salah dalam mengedan pada waktu melahirkan, sang ibu dapat mengalami wasir atau ambein. Perbanyaklah mengkonsumsi serat dan senam nifas dapat mengatasi masalah wasir.

Komplikasi masa nifas

Sakit kepala, pengelihatan kabur, demam, muntah, nyeri epigastrik dan pembengkakan di wajah. Pada kaki terjadi pembengkakan, memerah dan sakit. Kehilangan nafsu makan, payudara menjadi merah, panas dan terasa sakit.

Tanda bahaya masa nifas ditandai dengan pendarahan pervaginam yang melebihi 500ml setelah melahirkan. Infeksi masa nifas yang akan meluas ke saluran urinary, payudara dan pasca pembedahan. Gejala umum yang dirasakan berupa denyut nadi cepat, suhu badan panas, malaise, kemerahan dan nyeri pada payudara. Infeksi masa nifas merupakan penyebab tertinggi Angka Kematian Ibu.

Ibu yang sedang dalam masa nifas memerlukan gizi yang lebih banyak. Gizi ibu nifas adalah Kalori, Protein, Kalsium, Magnesium, Serat yang berasal dari sayuran dan buah, Karbohidrat Kompleks, Lemak, Cairan, Vitamin, Zinc, DHA. Ibu disarankan mengkonsumsi makanan tambahan 500 kalori tiap hari, minum air putih 3 liter per hari, mengkonsumsi tablet vitamin tambahan zat besi selama nifas, serta mengkonsumsi vitamin A untuk kebutuhan ibu dan produksi ASI.

Perawatan masa nifas harus pula diperhatikan sang ibu disamping tidak mengabaikan perawatan yang extra untuk bayinya. Perawatan ini meliputi menjaga pola makan dengan gizi yang cukup dan seimbang, menjaga kebersihan terutama pada daerah keluarnya nifas, senam nifas untuk mempercepat pemulihan cedera pasca persalinan dan tentunya istirahat yang cukup demi lancarnya produksi ASI.

Pasca persalinan sang ibu rentan mengalami gangguan psikologi masa nifas. Hal ini ditandai dengan merasa sedih dengan tiba-tiba tanpa ada sebab, kekhawatiran yang berlebihan karena merasa tidak mampu mengurus bayinya, bahkan tidak peduli dengan bayinya. Pada saat ini dukungan dan perhatian penuh dari suami dan keluarganya sangat dibutuhkan bagi semangat dan pemulihan psikologinya.

Pada masa nifas si ibu jangan takut atau khawatir untuk banyak bergerak karena justru dengan bergerak (yang terarah) akan membantu rahim sang ibu untuk memulihkan dirinya sendiri seperti pada keadaan semula. Untuk membantu mempercepat proses pemulihan tersebut, sang ibu bisa menjalankan senam nifas.

Kata Kunci Pencarian:

Tags: , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

CommentLuv badge