July 23rd, 2012

Kopi Luwak

Kopi luwak ditemukan secara tidak sengaja oleh petani kopi yang marah karena pohon kopinya didatangi musang luwak. Musang luwak memakan biji kopi yang telah masak dari pohon milik petani kopi. Petani kopi itu sengaja menangkap musang-musang tersebut, mengurungnya dikandang dengan rencana ingin menyembelihnya.

Keesokan harinya petani kopi tersebut terheran-heran karena banyak biji kopi yang masih utuh dari kotoran musang. Mungkin karena sayang untuk dibuang, petani kopi itu berencana untuk mengkonsumsi sendiri kopi dari kotoran musang.

Ia memunguti biji kopi dari kotoran musang yang berserakan dikandang lalu membersihkan biji kopi tersebut dari kotoran, disangrai dan ditumbuk. Ketika diseduh dengan air panas dan diminum, ternyata cita rasa kopinya jauh lebih nikmat dibandingkan dengan biji kopi biasa yang diambil dari pohon kopi.

Mulai dari saat itu petani kopi tersebut menyebarluaskan ke masyarakat mengenai kopi ini dan di kemudian hari kopi ini dikenal dengan nama kopi luwak. Saat ini kopi luwak adalah jenis kopi yang memiliki cita rasa ternikmat dan dengan harga yang termahal dibanding dengan kopi biasa. Kopi luwak berasal dari Indonesia namun sudah terkenal di dunia sebagai kopi ternikmat. Kopi luwak memiliki harga yang mahal karena tidak dapat diproduksi secara massal dan sangat mengandalkan sifat alamiah hewan luwak.

Musang luwak hanya akan mengambil biji kopi yang sudah masak dari pohon kopi sebagai makanannya. Biji kopi yang belum masak atau setengah masak tidak akan menjadi makanan luwak. Biji kopi yang telah masuk ke perut luwak tidak tercerna sempurna oleh pencernaannya karena biji kopi masih dilindungi kulit kopi yang keras lalu kemudian biji kopi ini akan keluar bersama kotoran musang luwak tersebut.

This entry was posted on Monday, July 23rd, 2012 at 7:01 pm and is filed under Gaya Hidup. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply